Kamis, 20 September 2012

Konsep Jaringan Multimedia (Teks dan Citra)


 
Konsep Jaringan Multimedia (Teks dan Citra)
Jaringan Multimedia
*    Jaringan : kumpulan komputer dan perangkat pendukung lain yg saling terhubung dalam satu kesatuan
*    Multimedia berasal dari multi (banyak) dan medium (perantara)
*    Multimedia : kombinasi teks, grafik, audio, video.
*    Jaringan multimedia : penggunaan komputer yang saling terhubung untuk mengkombinasi teks, grafik, audio, video dan animasi dengan menggunakan link dan tools yang memungkinkan.
Teks
*    Teks :
o   Unformatted : teks yang setipe, sejenis
o   Formatted : teks yang beda tipe
o   Hypertext
*   

Selasa, 15 Mei 2012

Kamu dan Aku

Ada satu hal yang selalu ingin aku tanyakan padamu.

“Bagaimana perasaanmu padaku hari ini?”

Pertanyaan yang akan selalu aku tanyakan padamu untuk kamu jawab.

Konfigurasi EIGRP Pada Packet Tracer

Yaiy… Akhirnya tugas TAJ (Teknologi Antar Jaringan) kembali dirilis. Kali ini kami "beruntung" mendapatkan tugas setting jaringan dengan menggunakan EIGRP.
EIGRP ini adalah salah satu routing protocol yang bisa kita pakai untuk mengkonfigurasi jaringa.
Well, langsung aja deh. Ini adalah topologi yang akan kita gunakan dalam setting EIGRP kali ini.

Senin, 16 Januari 2012

Ekspresiin Aja Cintamu :)

Terkadang, ada hal-hal yang pengen kita omongin, atau yang harus kita bilang, tapi justru malah nggak pernah kita ungkap. Dipendem aja dalam hati. Sampai numpuk-numpuk bikin stress.

Mungkin kita selalu ngarepin biar orang yang pengen kita bilangin itu bisa baca pikiran kita kali ya? Padahal tuh orang yang kita maksud sama sekali g punya bakat kaya Deddy Corbuzzier ato Romy Rafael yang bisa baca pikiran itu. Parahnya lagi, kadang kita kebiasa pake simbol-simbol atau kata-kata lain buat nunjukin arti sebenernya. Akhirnya, sering banget maksud kita itu jadi nggak terkomunikasikan dan bikin orang lain ngerasa bete, nggak disayang, nggak dihargai, de-el-el.

Iya sih, ada saat-saat kita ngerasa nggak nyaman mengekspresikan cinta yang kita rasa. Karena takut mempermalukan orang lain, atau diri kita sendiri. Sering banget kiita ragu buat bilang, “I love you”. Jadinya, kita menyampaikan perasaan itu lewat kata-kata yang lain, kaya: “jaga diri baik-baik”, “belajar yang bener”, “hati-hati di jalan”, “jangan ngebut”, “jangan lupa makan”. Tapi, sebenernya, itu cuma opsi-opsi lain dari perkataan yang sesungguhnya, “saya sayang kamu”, “saya peduli sama kamu”, “kamu sangat berarti buat saya”, “saya nggak mau kamu terluka”.

Selasa, 20 Desember 2011

Mahabbah Cinta Rabi'ah Al Adawiyah

I
Alangkah sedihnya perasaan dimabuk cinta
Hatinya menggelepar menahan dahaga rindu
Cinta digenggam walau apapun terjadi
Tatkala terputus, ia sambung seperti mula
Lika-liku cinta, terkadang bertemu surga
Menikmati pertemuan indah dan abadi
Tapi tak jarang bertemu neraka
Dalam pertarungan yang tiada berpantai

Pasir dan Batu

Dua orang sahabat sedang berjalan di padang pasir. Selama dalam perjalanan mereka berdebat tentang sesuatu. Salah seorang dari kedua sahabat itu menampar temannya, dan yang ditampar itu merasa sakit tetapi dia tak berkata apa apa, hanya menulis diatas tanah : "HARI INI TEMAN BAIKKU MENAMPARKU".

Mereka tetap berjalan sampai mereka menemukan sebuah oasis (sumber air), mereka sepakat untuk mandi, teman yang telah ditampar tergelincir dan hampir saja tenggelam di oasis tersebut, tetapi temannya datang dan menolongnya, dan setelah diselamatkan oleh temannya dari bahaya, dia menulis di Batu "HARI INI TEMAN BAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU".

Lelaki Hujan dan Perempuan Senja

Sore itu…
Lelaki Hujan duduk di bangku sebuah taman
Warna gelap sudah mewarnai awan-awan
Tak sabar menunggu hujan datang
Hujan yang telah lama ia rindukan

Sore itu…
Perempuan Senja duduk di bangku sebuah taman
Seperti biasa ia menikmati langit yang mulai petang
Menunggu datangnya jingga yang beriringan
Tetapi langit hanya berhias gelap awan

Teardrops In The Rain - CN. Blue

No one ever sees, no one feels the pain
Teadrops in the rain

I wish upon a star, I wonder where you are
I wish you're coming back to me again
And everything's the same like it used to be

I see the days go by and still I wonder why
I wonder why it has to be this way
Why can't I have you here just like it used to be

I don't know which way to choose
How can I find a way to go on ?
I don't know if I can go on without you oh

Only One - Yellowcard

Broken this fragile thing now
And I can't, I can't pick up the pieces
And I've thrown my words all around
But I can't, I can't give you a reason

I feel so broken up (so broken up)
And I give up (I give up)
I just want to tell you so you know

Changes - Gareth Gates

I can't run, if you can't hide
And I'm allowed to change my mind, if I want,
But every time I make you cry,
there's a part of me inside that dies,
and now it's time to begin,
to cross the bridges that we've burned in sin,
but if I find a way to erase,
Turn the page on what we've left behind,
Cause I can't breath, when you're out of my sight.

Senin, 31 Oktober 2011

Catatanku Tentang Kamu

Ada satu hal yang selalu ingin aku tanyakan padamu.

“Bagaimana perasaanmu padaku hari ini?”

Pertanyaan yang akan selalu aku tanyakan padamu untuk kamu jawab. Saat aku mungkin telah berubah. Saat aku mulai mempunyai jerawat. Saat aku mulai mempunyai kerutan di wajahku. Saat aku tidak secantik dulu.

“Masihkan rasa itu sama seperti dulu?”

Planning yang Belum (Sempet) Jalan

Pernah g sih terfikir untuk ngerencanain hidup mu dan mulai membangun mimpi-mimpi yang bakal kamu lakuin 4-5 tahun ke depan? Atau mungkin lebih jauh dari itu? Hingga kamu udah berkeluarga mungkin? Atau bahkan hingga kamu tua?

Mungkin g sedikit yg berfikir kalo itu pekerjaan yang sia-sia ato malah g guna. Dengan berbagai macam alasan - "masih terlalu jauh mikir itu" atau "kita kan masih muda, nikmatin aja idup ini. Biarkan mengalir" - dst, dsb.

Tapi, tau g sih… kalo kita emang nyadar idup di dunia ini kaya ngarungin laut, kita bakal nyiapin semua itu. Bikin planning apa rencana-rencana yang g jauh-jauh dari target kan juga g dosa. Urusan semua planning itu jalan, berhasil ato malah g kita laksanain itu kan sebuah pilihan. Karena kita emang g bakal tau apa yg bakal terjadi ntar.

Semua manusia, toh bakalan tua. Siap ato g. mau apa enggak. Tiap detik telah membuktikannya. Tiap waktu itu adalah saksinya. Tapi kedewasaan merupakan pilihan. Dimana hanya aku, kamu, dia, siapapun itu berhak dalam memilihnya.

So… mulailah tulis mimpi-mimpi mu. Dan mulailah untuk mewujudkan tiap langkahnya...

Dibatas Senja Itu...

Aku mencintaimu tepat saat pandangan kita bertaut. Sore itu, dimana kita tidak sengaja bertemu. Mungkin ini takdir. Tapi aku tahu bahwa rasa itu enggan pergi meski aku tahu mungkin kamu tidak merasakannya.

Lama aku berharap kita bertemu, mulai hari itu, setiap sore menjelang, aku selalu pergi ke taman itu, tempat dimana pertama kali kita bertemu. Berharap aku akan melihatmu, atau mungkin aku dapat menyapamu dan berbicara denganmu. Sudah hampir 2 minggu aku selalu ke tempat itu, tapi belum juga aku melihatmu lagi. Nyaris putus asa, mungkin kemarin kamu tidak sengaja ke tempat itu, mungkin rumahmu di kota lain, dan kamu kebetulan lewat. Tapi… selalu saja ada perasaan yang menguatkanku bahwa suatu hari kita akan bertemu lagi. Dan ketika harapan itu nyaris runtuh, di situ, aku melihatmu kembali. Berdiri memandang langit senja yang memerah. Tersenyum, dan semburat merahnya menerpa wajahmu, menjadikannya begitu cantik dan anggun dimataku.

“Permisi…”, sapaku kikuk. Gugup dengan apa yang akan aku katakan.

“Iya… ada apa?”, tanyamu lembut sembari tersenyum.

“Kamu orang sini?”, tanyaku ragu.

“Bukan, aku hanya kebetulan lewat. Sayang kalo melewatkan pemandangan indah ini”, jawabmu lembut. “Kalau kamu? Kebetulan lewat juga?”, tanyamu ingin tahu.

“Nggak sih… Cuma kok kayaknya sering lihat kamu di sini”, jawabku kikuk. Malu. Baru kali ini aku berbicara dengan gadis yang sama sekali belum aku kenal.

Minggu, 30 Oktober 2011

I've been living for tomorrow all my life…

Yeah... akhirnya setelah sekian lama vakum, saya bisa nulis lagi. Hmm... sebenernya nulis tuh bukan bakat saya. Secara saya benci banget yang namanya tulis menulis. Saya juga g gitu suka ngarang – kecuali mengarang indah jawaban ketika saya bener-bener udah stuck mau ngejawab apa.
Bagi saya, dunia saya ya dunia saya, g perlu diomongin kalo g perlu, g perlu diceritain kalo emang g penting. Karena yang ngerasain dunia saya ya saya sendiri. Tanpa intervensi orang luar. Halah… ngomong apa sih???
That’s why selama ini saya g pernah mau nulis. Apalagi dipublikasiin. Plis deh… saya sapa geto?????
Anyway… tulisan di bawah ini cuma curhatan g penting saya. Mau dibaca silakan, g di baca juga saya g maksa. Hahaha…

Let’s begin the story with… Hmmm... Bismillah :)

Sebuah Tanya

Akhirnya semua akan tiba pada pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui.
Apakah kau masih berbicara selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku.

Senin, 29 Agustus 2011

Nasehat Lukman Al Hakim

Pernah suatu ketika, Lukmanul Hakim mengajak anaknya berjalan ke pasar. Beliau mengenderai seekor himar (keledai) sementara anaknya berjalan kaki menuntun himar tersebut. Ketika melewati suatu tempat, ia mendengar pembicaraan orang: “Lihat orang tua itu, benar-benar tidak memiliki rasa kasih sayang, anaknya yang kecil dibiarkan berjalan kaki sedangkan dia bersenang-senang menunggang himar.”

“Wahai anakku, dengarkah engkau apa yang mereka perkatakan itu?” tanya Lukmanul Hakim kepada anaknya. “Dengar ayah,” jawab anaknya sambil

Jumat, 27 Mei 2011

Love Song - Big Bang



Romanization

(TOP)
Han yeojaga meoreojyeo ga
Namjaneunnorae bureujiman
Nunmurinaneun geol ibyeoriran

Kamis, 26 Mei 2011

Alergi Hidup???


Seorang pria mendatangi seorang Guru.
Katanya : “Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati.”
Sang Guru tersenyum : “Oh, kamu sakit”.
“Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati”.
Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan: “Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama “Alergi Hidup”.

Rabu, 25 Mei 2011

Dilema Mahasiswa

Siang ini, ketika saya berfikir tentang UAS yang makin mendekat, tugas-tugas yang rasanya tak hentinya menghimpit, serta Kuis yang senantiasa bertebaran tiap minggunya. Membuat saya merenung dan… voila… cling… tuing… tuing… membuahkan sebuah pemikiran dalam diri saya.

Menurut pemikiran saya yang tiba-tiba muncul tadi, terdapat beberapa kesimpulan yang pada akhirnya sekarang masih saya tanyakan.

Kita sebagai mahasiswa, ketika mendapat tugas, ketika menjalani kuis ataupun UAS, rasanya senantiasa tertekan, depresi bahkan banyak yang kemudian mutung. Kenapa seperti itu? Kenapa kita tidak menghadapinya dengan

Rabu, 18 Mei 2011

Kami Wanita

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah tokoh romantis yang dapat melukis seperti Jack Dawson dalam Titanic, maka itu kami tidak pernah minta kalian melukis wajah kami dengan indah, paling tidak saat kami minta kalian menggambar wajah kami , gambarlah, meskipun hasil akhirnya akan seperti Jayko adik perempuan Giant dalam film Doraemon, tapi kami tahu, kalian berusaha.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiran kami